Ada 7 PTN yang Buka Jurusan Kedokteran Tanpa Tes Tulis Khusus untuk Anggota OSIS

Menjadi pengurus atau Ketua OSIS ternyata bukan hanya pengalaman organisasi yang bagus di sekolah, tetapi juga bisa membuka jalan masuk ke program studi impian di perguruan tinggi negeri. Sejumlah PTN kini menyediakan jalur prestasi kepemimpinan yang memungkinkan siswa aktif OSIS — terutama ketua dan pengurus inti — mendaftar ke berbagai jurusan tanpa tes tulis, termasuk Kedokteran.

1(1).jpg

Jalur ini berbeda dari jalur seleksi nasional seperti SNBP atau SNBT. Melalui jalur prestasi organisasi, kampus memberikan kesempatan bagi siswa yang terbukti memiliki kemampuan kepemimpinan sejak sekolah menengah.

Berikut daftar tujuh PTN yang membuka jalur khusus OSIS untuk Prodi Kedokteran, lengkap dengan gambaran persyaratannya.

1. Institut Pertanian Bogor (IPB University) IPB menyediakan golden ticket bagi Ketua OSIS dari SMA/SMK/MA sederajat. Peserta wajib memiliki:

  • Surat keterangan dari kepala sekolah bahwa pernah menjabat sebagai Ketua OSIS minimal satu periode

  • SK pengangkatan sebagai Ketua OSIS

  • Status lulusan tahun berjalan

Pendaftar dapat memilih beragam program studi, termasuk Kedokteran.

2. Universitas Airlangga (Unair) Unair menawarkan Golden Ticket melalui kegiatan Airlangga Education Expo (AEE). Kedokteran menjadi salah satu prodi yang dapat dipilih oleh peserta dengan prestasi organisasi.

Syarat umum mencakup:

  • Mengikuti AEE tahun berjalan

  • Memiliki kartu peserta SNBP tahun berjalan

  • Memiliki prestasi akademik atau non-akademik tingkat tinggi, termasuk kepemimpinan OSIS

3. Universitas Sebelas Maret (UNS) UNS membuka Jalur Afirmasi Penelusuran Bibit Unggul untuk siswa berprestasi, termasuk bidang kepemimpinan.

Persyaratannya antara lain:

  • Lulusan SMA/MA/SMK maksimal dua tahun terakhir

  • Kondisi kesehatan memadai

  • Tidak buta warna untuk pendaftar Kedokteran

4. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Unesa menerima calon mahasiswa melalui Jalur Prestasi Kepemimpinan. Tidak hanya Ketua OSIS, tetapi juga sekretaris, bendahara, dan pengurus inti lainnya.

Ketentuan umum mencakup:

  • Lulusan dua tahun terakhir atau siswa kelas 12

  • Memiliki SK atau sertifikat pengurus inti OSIS dari kepala sekolah

5. Universitas Hasanuddin (Unhas) Unhas memiliki jalur mandiri khusus bagi Ketua OSIS melalui Program Pembinaan Bakat Kepemimpinan.

Beberapa syaratnya yaitu:

  • Lulusan tahun berjalan

  • Pernah menjabat sebagai Ketua OSIS satu periode (dibuktikan dengan SK)

  • Memiliki prestasi akademik maupun non-akademik

  • Nilai rapor minimal rata-rata 85

6. Universitas Diponegoro (Undip) Undip membuka jalur Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB) untuk siswa dengan rekam jejak kepemimpinan seperti Ketua OSIS.

Ketentuannya meliputi:

  • Lulusan tiga tahun terakhir

  • Nilai rapor minimal 70 per semester

7. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) UNJ menyediakan jalur Penmaba Prestasi-Non Lomba untuk siswa dengan prestasi kepemimpinan, termasuk Ketua OSIS atau Ketua MPK.

Syarat umum mencakup:

  • Memiliki surat keterangan pernah menjabat sebagai Ketua OSIS/MPK

  • Bersedia mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan organisasi selama kuliah

  • Lulusan tahun berjalan

Jalur prestasi kepemimpinan ini membuka peluang besar bagi siswa yang aktif berorganisasi untuk mewujudkan impian berkuliah di jurusan bergengsi, bahkan tanpa tes tulis. Bagi siswa SMA dan sederajat yang saat ini masih menjabat di OSIS, kesempatan ini bisa menjadi motivasi tambahan untuk mempersiapkan diri menghadapi pendaftaran tahun depan.

watch Watch AD
Unlock More
Can Vijay be the Next MGR in Tamil Nadu Elections?
Can Vijay be the Next MGR in Tamil Nadu Elections?
A huge poster of actor Vijay stares down from the wall. A digital signboard flashes: 285 days, 3 hours, 43 minutes and 46 seconds, a countdown to the 2026 assembly election in Tamil Nadu. Scores of people sit glued to screens, fingers flying over keyboards, some others are on mobile phones trying to reach voters in remote hamlets. The Tamizhaga Vettri Kazhagam (TVK) war room in Chennai is fully activated.
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
KALYAN: A 22-year-old farmer from Nashik suffered a partial amputation of his left leg after being hit by the notorious 'Phatka gang' near Kalyan. The incident occurred on Sunday morning while Gaurav Nikam was travelling on the Tapovan Express from Thane to Nashik. According to Kalyan GRP, the incident happened between Shahad and Ambivli railway stations when the train slowed down near Irani Pada. Nikam was on a phone call near the train door when a minor boy from outside struck his hand with a
Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
HYDERABAD: Gopalapuram police have registered five new cases against the head of Srushti Fertility Clinic Dr Athaluri Namratha alias Pachipala Namratha, and others based on complaints lodged by five sets of victims. While in one case a couple alleged that the doctor handed them a baby whose DNA did not match theirs, three other couples accused the clinic of adopting dubious methods. They claimed that they had already paid the money — anywhere from Rs 12.5 lakh to Rs 19 lakh — and even deposited their biological samples when they grew suspicious about the operations of Dr Namratha and her clinic. The frauds occurred between 2019 and 2025. Cops are yet to ascertain details of the fifth case.