Telepon Spam Datang Tiap Menit, Ini Cara Ampuh Menghentikannya Seketika

Fenomena panggilan dari nomor tak dikenal masih menjadi keluhan banyak pengguna ponsel di Indonesia. Sepanjang 2025, sebagian besar pengguna mengaku tetap menerima panggilan semacam ini secara rutin, bahkan dalam beberapa kasus terjadi berulang dalam waktu sangat singkat hingga setiap menit. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan data pribadi.

1.jpg

Lonjakan panggilan tak diinginkan ini menunjukkan bahwa nomor telepon pengguna kemungkinan telah masuk dalam daftar aktif yang beredar di berbagai sistem pemasaran atau basis data tertentu. Ketika sebuah nomor merespons atau mengangkat panggilan, sistem tersebut dapat menandainya sebagai nomor aktif, sehingga frekuensi panggilan justru semakin meningkat. Dengan kata lain, setiap respons bisa memperbesar peluang nomor tersebut menjadi target berikutnya.

Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah tidak merespons panggilan dari nomor yang mencurigakan. Mengabaikan panggilan menjadi cara paling sederhana untuk menghindari verifikasi otomatis oleh sistem pengirim. Selain itu, pengguna disarankan untuk segera memblokir nomor yang dianggap mengganggu melalui fitur bawaan ponsel atau aplikasi tambahan yang memiliki sistem penyaringan berbasis database global.

Selain pemblokiran, pelaporan juga menjadi langkah penting. Pengguna dapat melaporkan nomor mencurigakan kepada operator seluler agar dapat ditindaklanjuti. Meski tidak langsung menghentikan seluruh panggilan serupa, langkah ini membantu mengurangi penyebaran nomor yang sama ke pengguna lain.

Untuk perlindungan tambahan, fitur seperti “Do Not Disturb” dapat diaktifkan guna membatasi panggilan dari nomor yang tidak tersimpan. Beberapa perangkat juga menyediakan fitur identifikasi otomatis terhadap panggilan berisiko, yang dapat menjadi lapisan perlindungan tambahan dalam penggunaan sehari-hari.

Di balik gangguan ini, terdapat persoalan yang lebih luas, yaitu keamanan data pribadi. Nomor telepon saat ini sering digunakan sebagai identitas utama dalam berbagai layanan digital, sehingga kebocoran data dapat berdampak lebih besar. Oleh karena itu, pengguna perlu lebih berhati-hati dalam membagikan nomor telepon di berbagai platform.

Secara keseluruhan, maraknya panggilan tak diinginkan bukan sekadar gangguan komunikasi biasa, melainkan bagian dari pola yang lebih kompleks. Dengan memahami cara kerja dan mengambil langkah pencegahan yang tepat, pengguna dapat meminimalkan risiko serta menjaga keamanan data pribadi dalam aktivitas digital sehari-hari.


watch Watch AD
Unlock More
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
KALYAN: A 22-year-old farmer from Nashik suffered a partial amputation of his left leg after being hit by the notorious 'Phatka gang' near Kalyan. The incident occurred on Sunday morning while Gaurav Nikam was travelling on the Tapovan Express from Thane to Nashik. According to Kalyan GRP, the incident happened between Shahad and Ambivli railway stations when the train slowed down near Irani Pada. Nikam was on a phone call near the train door when a minor boy from outside struck his hand with a
Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
HYDERABAD: Gopalapuram police have registered five new cases against the head of Srushti Fertility Clinic Dr Athaluri Namratha alias Pachipala Namratha, and others based on complaints lodged by five sets of victims. While in one case a couple alleged that the doctor handed them a baby whose DNA did not match theirs, three other couples accused the clinic of adopting dubious methods. They claimed that they had already paid the money — anywhere from Rs 12.5 lakh to Rs 19 lakh — and even deposited their biological samples when they grew suspicious about the operations of Dr Namratha and her clinic. The frauds occurred between 2019 and 2025. Cops are yet to ascertain details of the fifth case.
Uttarkashi Cloudburst Horror: Flash Floods Sweep Away Village, People Seen Running For Their Lives
Uttarkashi Cloudburst Horror: Flash Floods Sweep Away Village, People Seen Running For Their Lives
DEHRADUN: A man narrowly escaped death after the flash flood swept through Dharali village in Uttarkashi on Tuesday, triggering a massive pile of debris. He was seen crawling out from the rubble, covered in mud and visibly injured, moments after the deadly waters destroyed homes, shops, and roads in seconds. The man's identity and his current condition remained unknown as of Tuesday evening, but widely circulated videos have already hailed him as a hero. Officials have not yet confirmed whether he was later taken to hospital or rescued by disaster response teams.