Menyetrika Malam Hari Bikin Tagihan Listrik Membengkak? Ahli ITS Beri Penjelasan

Sebuah unggahan TikTok ramai dibahas karena menyebut bahwa menyetrika pada malam hari membuat tagihan listrik lebih tinggi. “Para IRT setelah jam 5 sore jangan setrika baju kalau tidak mau boros listrik. Setrikaan itu banyak menyedot listrik,” tulis akun @m*******y pada Sabtu (15/6/2026). Unggahan tersebut menjelaskan bahwa tarif listrik malam hari, pukul 17.00–22.00, disebut lebih mahal karena masuk periode beban puncak.

Lantas, apakah benar menyetrika malam hari lebih boros listrik?

Daya setrika dan waktu pemakaian Menurut Dedet Candra Riawan, Kepala Pusat Studi Energi dan Sumber Daya Mineral ITS, daya listrik setrika dipengaruhi oleh tegangan listrik dan sifat elemen pemanas. “Setrika listrik menggunakan elemen nikel-chromium yang resistif. Daya yang diserap merupakan fungsi kuadrat dari tegangan, jadi semakin tinggi tegangan, daya yang diserap juga lebih besar,” jelasnya.

Namun, Dedet menegaskan bahwa perbedaan siang dan malam tidak membuat setrika lebih boros. “Pada malam hari, tegangan jala-jala sedikit menurun karena beban sistem tinggi, sehingga daya yang diserap setrika justru sedikit lebih rendah,” katanya. Meski begitu, alat setrika bekerja dengan thermostat yang memutus arus saat suhu panas tercapai. Artinya, total energi yang digunakan tetap sama jika jumlah pakaian yang disetrika sama, tanpa memandang waktu.

Gaya menyetrika lebih berpengaruh Dedet menjelaskan, konsumsi listrik lebih dipengaruhi oleh cara menyetrika. “Kalau terlalu banyak jeda, panas setrika terbuang ke udara dan energi listrik juga terbuang,” ujarnya. Suhu udara malam yang lebih rendah bisa membuat panas setrika cepat hilang, sehingga alat bekerja lebih sering. Namun, efek ini sangat kecil dibanding kebiasaan menyetrika dengan banyak jeda.

Tarif listrik rumah tangga sama siang dan malam Banyak yang salah mengartikan istilah Waktu Beban Puncak (WBP) dan Luar Waktu Beban Puncak (LWBP). Dedet menjelaskan, dulu imbauan untuk tidak memakai listrik berlebihan malam hari muncul karena daya pembangkit terbatas. Saat ini, sistem interkoneksi listrik, terutama di Jawa-Madura-Bali, sudah stabil.

“Pelanggan rumah tangga tidak dikenakan tarif berbeda antara siang dan malam hari. Tarif WBP dan LWBP hanya berlaku untuk pelanggan bisnis, industri, pemerintah, dan sosial,” tegasnya.

Kesimpulannya, menyetrika di malam hari tidak otomatis membuat listrik lebih boros, asalkan dilakukan efisien dan tanpa jeda berlebihan. Yang perlu diperhatikan justru kebiasaan memakai beberapa alat listrik sekaligus pada jam sibuk, karena dapat meningkatkan beban sistem nasional dan berpotensi memicu pemadaman listrik sebagian, bukan menaikkan tagihan rumah tangga.

Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
HYDERABAD: Gopalapuram police have registered five new cases against the head of Srushti Fertility Clinic Dr Athaluri Namratha alias Pachipala Namratha, and others based on complaints lodged by five sets of victims. While in one case a couple alleged that the doctor handed them a baby whose DNA did not match theirs, three other couples accused the clinic of adopting dubious methods. They claimed that they had already paid the money — anywhere from Rs 12.5 lakh to Rs 19 lakh — and even deposited their biological samples when they grew suspicious about the operations of Dr Namratha and her clinic. The frauds occurred between 2019 and 2025. Cops are yet to ascertain details of the fifth case.
Uttarkashi Cloudburst Horror: Flash Floods Sweep Away Village, People Seen Running For Their Lives
Uttarkashi Cloudburst Horror: Flash Floods Sweep Away Village, People Seen Running For Their Lives
DEHRADUN: A man narrowly escaped death after the flash flood swept through Dharali village in Uttarkashi on Tuesday, triggering a massive pile of debris. He was seen crawling out from the rubble, covered in mud and visibly injured, moments after the deadly waters destroyed homes, shops, and roads in seconds. The man's identity and his current condition remained unknown as of Tuesday evening, but widely circulated videos have already hailed him as a hero. Officials have not yet confirmed whether he was later taken to hospital or rescued by disaster response teams.
Can Vijay be the Next MGR in Tamil Nadu Elections?
Can Vijay be the Next MGR in Tamil Nadu Elections?
A huge poster of actor Vijay stares down from the wall. A digital signboard flashes: 285 days, 3 hours, 43 minutes and 46 seconds, a countdown to the 2026 assembly election in Tamil Nadu. Scores of people sit glued to screens, fingers flying over keyboards, some others are on mobile phones trying to reach voters in remote hamlets. The Tamizhaga Vettri Kazhagam (TVK) war room in Chennai is fully activated.
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
KALYAN: A 22-year-old farmer from Nashik suffered a partial amputation of his left leg after being hit by the notorious 'Phatka gang' near Kalyan. The incident occurred on Sunday morning while Gaurav Nikam was travelling on the Tapovan Express from Thane to Nashik. According to Kalyan GRP, the incident happened between Shahad and Ambivli railway stations when the train slowed down near Irani Pada. Nikam was on a phone call near the train door when a minor boy from outside struck his hand with a